Minggu, 27 Maret 2016

Pengertian Media dan Teknologi Pembelajaran

Nama              : Ema Ermawati
Semester         : 4B PAI

Pengertian media dan teknologi dalam pembelajaran
A.    Pengertian Teknologi
            Teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan – akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancai ndra, dan otak manusia.
B.     Sejarah Perkembangan Media dan Teknologi
            Perkembangan teknologi komunikasi diawali oleh penemuan sebuah alat cetak pada tahun 1041. Meskipun Johann Gutenberg, seorang yang berkebangsaan Jerman, dikenal sebagai orang yang membuat cetak-mencetak menjadi poses yang jauh lebih cepat dan ekonomis di tahun 1436, namun pemikiran Gutenberg ini bercikal dari sebuah penemuan awal alat cetak di Cina pada tahun 1041.
C.     Fungsi Media Pembelajaran
1.    Fungsi Media Pembelajaran Sebagai Sumber Belajar
            Fungsi media adalah untuk memberikan pengalaman baru kepada siswa dengan lebih mengkonkritkan konsep yang masih bersifat abstrak, menambah motivasi belajar, menambah semangat belajar, dan mempertinggi daya serap belajar.
2.    Fungsi Semantik
            Yakni kemampuan media dalam menambah perbendaharaan kata (simbol variabel) yang makna atau maksudnya benar benar di pahami oleh anak didik.
3.    Fungsi Manipulatif
       Fungsi manipulatif ini di dasarkan pada ciri ciri (karakteristik) umum yang sebagai mana tersebut di atas.
4.    Fungsi Psikologis
a.  Fungsi Atensi
            Media pembelajaran dapat meningkatkan perhatian (attention) siswa terhadap materi ajar. Setiap orang memiliki sel saraf penghambat, yakni sel khusus yang berfungsi membuang sejumlah sensasi yang datang. Dengan adanya sel penghambat ini para siswa dapat memfokuskan.
b.  Fungsi Efektif
            Fungsi afektif yakni menggugah perasaan, emosi, dan tingkatan penerimaanatau penolakan siswa terhadap sesuatu. Setiap orang memiliki gejala batin jiwa yang berisikan kualitas karakter dan kesadaran.ia berwujud pencurahan perasaan minat, dan sikap penghargaan, nilai nilai, atau perangkat emosi dan kecenderungan kecenderungan batin.
c.    Fungsi Kognitif
            Siswa yang belajar melalui media pembelajaran akan memperoleh dan menggunakan bentuk bentu reperensiyang mewakili objek objek yang di hadapi, baik objek berupa orang, benda, atau kejadian/peristiawa. Objek objek itu di reperensikan atau di hadirkan dalam diri sesorang melalui tanggapan, gagasan atau lambang, yang dalam psikologi semuannya merupakan sesuatu yang bersifat mental.
d.    Fungsi Imajinatif
            Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengembangkan imajinatif siswa. Imajinatif dalam kamus lengkap psikologi adalah peroses menciptakan objek atau peristiwatanpa pemenfaatan data sensoris. Imajinatif ini mencakup penimbuln atau kereasi objek objek baru sebagai rencana di masa mendatang, atau dapat pula mengambil bentuk fantasi (khayal) yang di dominasi kuat sekali oleh pikiran pikiran autisik.
e.    Fungsi Motivasi
            Motivasi merupakan seni yang mendorong siswa untuk terdorong melakukan kegiatan belajar sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Dengan demikian mitivasi merupakan usah dari pihak luar dalam hal ini  adalah guru untuk mendorong, mengaktifkan, menggerakkan siswannya untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.
5.    Fungsi Sosial Kultural
Fungsi media pembelajaran di lihat dari social cultural, yakni mengatasi hambatan sosio cultural antar peserta komunikasi pembelajaran.
D.     Manfaat Media
1.      Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis ( dalam bentuk      kata   kata )
2.      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya inderawi, seperti objek yang terlalu besar, objek yang kecil, gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat, kejadian yang terjadi di masa lalu, objek yang terlalu kompleks, atau konsep yang terlalu luas.
3.      Mengatasi sikap pasif anak didik dengan penggunaan media yang tepat dan bervariasi.
4.      Memberikan perangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman,    menimbulkan  persepsi yang sama diantara anak didik, karena perbedaan latar belakang guru dan siswa yang berbeda mengakibatkan sulitnya menyamakan persepsi anak didik mengenai suatu konsep jika tidak menggunakan media pendidikan.
5.      Membangkitakan ide-ide atau gagasan-gagasan yang bersifat konseptual, sehingga mengurang kesalahpahaman siswa dalam mempelajarinya.
6.      Meningkatkan minat siswa untuk materi pelajaran.
7.      Memberikan pengalaman-pengalaman nyata yang merangsang aktivitas diri sendiri untuk belajar.
8.      Dapat mengembangkan jalan pikiran yang berkelanjutan.
9.      Menyediakan pengalaman-pengalaman yang tidak mudah didapat melalui materi-materi yang lain dan menjadikan proses belajar mendalam dan beragam.
10.  Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku. Setiap pelajar yang melihat atau mendengar penyajian melalui media menerima pesan yang sama.
11.  Pengajaran bisa lebih menarik. Media dapat diasosiasikan sebagai penarik perhatian dan membuat siswa tetap terjaga dan memperhatikan.
12.  Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan diterapkannya teori belajar dan prinsip-prinsip psikologis yang diterima dalam hal partisipasi siswa, umpan balik, dan penguatan.
13.  Lama waktu pengajaran yang diperlukan dapat dipersingkat untuk mengantarkan pesan-pesan dan isi pelajaran dalam jumlah yang cukup banyak dan kemungkinannya dapat diserap oleh siswa.
14.  Kualitas hasil belajar dapat ditingkatkan
15.  Pengajaran dapat diberikan kapan dan dimana diinginkan.
16.  Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
17.  Peran guru dapat berubah kearah yang lebih positif,dalam proses belajar mengajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar