Nama : Ema Ermawati
Semester : 4B PAI
Pengertian media dan teknologi dalam
pembelajaran
A.
Pengertian Teknologi
Teknologi adalah cara
melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal
sehingga seakan – akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh
anggota tubuh, pancai ndra, dan otak manusia.
B. Sejarah Perkembangan Media dan Teknologi
Perkembangan teknologi
komunikasi diawali oleh penemuan sebuah alat cetak pada tahun 1041. Meskipun
Johann Gutenberg, seorang yang berkebangsaan Jerman, dikenal sebagai orang yang
membuat cetak-mencetak menjadi poses yang jauh lebih cepat dan ekonomis di
tahun 1436, namun pemikiran Gutenberg ini bercikal dari sebuah penemuan awal
alat cetak di Cina pada tahun 1041.
C. Fungsi Media Pembelajaran
1. Fungsi Media Pembelajaran Sebagai Sumber Belajar
Fungsi media adalah untuk
memberikan pengalaman baru kepada siswa dengan lebih mengkonkritkan konsep yang
masih bersifat abstrak, menambah motivasi belajar, menambah semangat belajar,
dan mempertinggi daya serap belajar.
2. Fungsi Semantik
Yakni kemampuan media
dalam menambah perbendaharaan kata (simbol variabel) yang makna atau maksudnya
benar benar di pahami oleh anak didik.
3. Fungsi Manipulatif
Fungsi manipulatif ini di dasarkan
pada ciri ciri (karakteristik) umum yang sebagai mana tersebut di atas.
4. Fungsi Psikologis
a. Fungsi Atensi
Media pembelajaran dapat
meningkatkan perhatian (attention) siswa terhadap materi ajar. Setiap orang
memiliki sel saraf penghambat, yakni sel khusus yang berfungsi membuang
sejumlah sensasi yang datang. Dengan adanya sel penghambat ini para siswa dapat
memfokuskan.
b. Fungsi Efektif
Fungsi afektif yakni
menggugah perasaan, emosi, dan tingkatan penerimaanatau penolakan siswa
terhadap sesuatu. Setiap orang memiliki gejala batin jiwa yang berisikan
kualitas karakter dan kesadaran.ia berwujud pencurahan perasaan minat, dan
sikap penghargaan, nilai nilai, atau perangkat emosi dan kecenderungan
kecenderungan batin.
c. Fungsi Kognitif
Siswa yang belajar melalui
media pembelajaran akan memperoleh dan menggunakan bentuk bentu reperensiyang
mewakili objek objek yang di hadapi, baik objek berupa orang, benda, atau
kejadian/peristiawa. Objek objek itu di reperensikan atau di hadirkan dalam
diri sesorang melalui tanggapan, gagasan atau lambang, yang dalam psikologi
semuannya merupakan sesuatu yang bersifat mental.
d. Fungsi Imajinatif
Media pembelajaran dapat
meningkatkan dan mengembangkan imajinatif siswa. Imajinatif dalam kamus lengkap
psikologi adalah peroses menciptakan objek atau peristiwatanpa pemenfaatan data
sensoris. Imajinatif ini mencakup penimbuln atau kereasi objek objek baru
sebagai rencana di masa mendatang, atau dapat pula mengambil bentuk fantasi
(khayal) yang di dominasi kuat sekali oleh pikiran pikiran autisik.
e. Fungsi Motivasi
Motivasi merupakan seni
yang mendorong siswa untuk terdorong melakukan kegiatan belajar sehingga tujuan
pembelajaran tercapai. Dengan demikian mitivasi merupakan usah dari pihak luar
dalam hal ini adalah guru untuk mendorong, mengaktifkan, menggerakkan
siswannya untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.
5. Fungsi Sosial Kultural
Fungsi media pembelajaran di lihat dari social cultural, yakni mengatasi
hambatan sosio cultural antar peserta komunikasi pembelajaran.
D. Manfaat Media
1. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat
verbalistis ( dalam bentuk kata kata
)
2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya inderawi, seperti
objek yang terlalu besar, objek yang kecil, gerak yang terlalu lambat atau
terlalu cepat, kejadian yang terjadi di masa lalu, objek yang terlalu kompleks,
atau konsep yang terlalu luas.
3. Mengatasi sikap pasif anak didik dengan penggunaan media yang
tepat dan bervariasi.
4. Memberikan perangsangan yang sama, mempersamakan
pengalaman, menimbulkan persepsi yang sama diantara
anak didik, karena perbedaan latar belakang guru dan siswa yang berbeda
mengakibatkan sulitnya menyamakan persepsi anak didik mengenai suatu konsep
jika tidak menggunakan media pendidikan.
5. Membangkitakan ide-ide atau gagasan-gagasan yang bersifat
konseptual, sehingga mengurang kesalahpahaman siswa dalam mempelajarinya.
6. Meningkatkan minat siswa untuk materi pelajaran.
7. Memberikan pengalaman-pengalaman nyata yang merangsang aktivitas
diri sendiri untuk belajar.
8. Dapat mengembangkan jalan pikiran yang berkelanjutan.
9. Menyediakan pengalaman-pengalaman yang tidak mudah didapat
melalui materi-materi yang lain dan menjadikan proses belajar mendalam dan
beragam.
10. Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku. Setiap pelajar yang
melihat atau mendengar penyajian melalui media menerima pesan yang sama.
11. Pengajaran bisa lebih menarik. Media dapat diasosiasikan sebagai
penarik perhatian dan membuat siswa tetap terjaga dan memperhatikan.
12. Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan diterapkannya teori
belajar dan prinsip-prinsip psikologis yang diterima dalam hal partisipasi
siswa, umpan balik, dan penguatan.
13. Lama waktu pengajaran yang diperlukan dapat dipersingkat untuk
mengantarkan pesan-pesan dan isi pelajaran dalam jumlah yang cukup banyak dan
kemungkinannya dapat diserap oleh siswa.
14. Kualitas hasil belajar dapat ditingkatkan
15. Pengajaran dapat diberikan kapan dan dimana diinginkan.
16. Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka pelajari dan
terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
17. Peran guru dapat berubah kearah yang lebih positif,dalam proses
belajar mengajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar